Inilah Beberapa Alasan Untuk Tidak Me-Root Smartphone


inilah beberapa alasan untuk tidak root smartphone


Inilah Beberapa Alasan Untuk Tidak Me-Root Smartphone - Banyak sekali orang yang mencari cara untuk Root Smartphone Android nya di internet, sehingga pencarian di google per setiap hari bisa mencapai puluhan ribu search. Mungkin di artikel yang saya buat kali ini akan berbanding terbalik dengan kebanyakan orang, yang ingin me Root Smartphone android nya.

Lalu, apa alasan saya membuat artikel tentang untuk tidak melakukan Root?

Alasan saya, karena saya ingin berbagi sedikit tentang alasan untuk tidak mendapatkan akses Root pada Smartphone anda. Sebetulnya memberikan akses Rooting juga tidak akan memberikan sesuatu apa pun yang lebih dari apa yang telah anda lakukan ke Smartphone Android anda.

Berikut ini adalah alasan mengapa untuk tidak melakukan Rooting pada Smartphone :

Karena Risiko Keamanan

Dengan anda melakukan Root pada Smartphone, maka anda pun akan mendapatkan kontrol penuh untuk semua sistem di Smartphone. Dengan adanya keterampilan serta aplikasi pendukung, anda dapat menjalakan atau memodifikasi parameter apapun pada Smartphone anda. Itulah alasan mengapa beberapa aplikasi Rooting termasuk SuperSu, harus melakukan Root terlebih dahulu untuk bekerja dengan baik. Akan tetapi, dengan kita malakukan Rooting, tidak ada yang dapat mencegah datang nya aplikasi berbahaya yang bisa mendatangkan kerugian terhadap sistem di Smartphone anda. Kerugian nya bermacam-macam, seperti file sistem yang rusak dan tidak dapat dihapus, informasi-informasi anda dapat di skim dengan mudahnya, atau yang paling parah Smartphone anda bisa mengalami Soft Brick atau Hard Brick.

Hilangnya Garansi Smartphone anda

Seperti yang kita ketahui sebelumnya, bahwa melakukan Rooting "bukanlah" sesuatu yang di perbolehkan oleh produsen atau pengembang, karena dengan adanya Rooting, Smartphone anda sudah tidak jelas lagi untuk dapat melacak firmware dari Smartphone tersebut. Dengan begitu, jika anda melakukan Rooting pada Smartphone, maka jika anda ingin membetulkan Smartphone anda, di tempat anda membeli Smartphone, maka kartu garansi tersebut sudah tidak dapat di gunakan lagi.

Bahkan ada beberapa perangkat Smartphone seperti samsung, sudah memiliki banyak Counter Flash yang di buat untuk melacak Firmware yang telah rusak karena Rooting atau untuk menginstal lagi perangkat lunak yang tidak resmi, tentu hal ini tidak lah untuk di tiru, karena dapat merusak Perangkat Smartphone anda walaupun sudah di UnRoot dan Terkunci lagi. Walaupun banyak metode untuk dapat memulihkan kembali, namun tidak ada jaminan juga bahwa pihak dari Konter Garansi akan mengetahui. Ini bukanlah jaminan untuk setiap Konter Garansi akan menolak karena anda melakukan Root di Smartphone anda, tapi jika anda berani membayar uang, mungkin bisa.

Setiap Rooting Smartphone Pasti Berbeda-beda

Penjual atau produsen akan memberikan variasi sedikit untuk setiap perangkat lunak, untuk setiap masing-masing perangkat Smartphone. Tidak ada metode-metode resmi untuk Rooting smartphone anda. Misalnya saja, malakukan Root Smartphone Nexus yang mengharuskan anda untuk mendownload ToolSet, lalu malakukan Command Prompt di PC untuk mendapatkan akses Rooting di Smartphone Nexus. Jika melakukan Root pada Smartphone samsung anda diharuskan untuk memakai Software Odin pada PC anda untuk mendapatkan hasil yang baik.

Bermasalah Dengan Update Software

Masalah umum yang sering di hadapi orang ketika malakukan Rooting adalah berhentinya pembaharuan otomatis dari firmware ke perangkat Smartphone anda. Misalnya, anda tidak akan melihat lagi pemberitahuan tentang update OTA (via wi-fi) serta untuk perangkat pundukung lain seperti pada Smartphone Samsung, yaitu Samsung Kies tidak akan bekerja secara optimal lagi. Anda juga tidak bisa untuk melakukan update lagi secara manual dan bahkan mungkin lebih rumit dari sebelumnya.
Blogger
Disqus

No comments